TRADISI ADAT SUKU DAYAK

Tradisi Suku Dayak Kanayant "Naik Dango atau Gawai Dayak" - Kompasiana.com
Suku dayak merupakan suku yang mendiami seluruh pulau Kalimantan.
suku dayak memiliki arti “orang atas, orang hulu”. Kehidupan sosial masyarakat dayak masih sangat kental dengan kepercayaan adat namun ada beberapa yang telah beradaptasi dengan budaya modern.

1. TELINGAAN ARUU
Tradisi Telingaan aru merupakan tradisi adat memanjangkan telinga, biasanya mereka menggunakan alat pemanjang agar daun telinga mereka melebar dan mereka juga memakai anting anting berbentuk gelang dari bahan tembaga atau biasa disebut oleh suku dayak kenyah adalah Belaong
jenis anting anting yang digunakan ada dua yaitu hisang sema yang dipaang mengelilingi lubang daun telinga, yang kedua hisang kavaatyang dipakai di lubang daun telinga. namun begitu ada beberapa suku dayak yang tidak melakukan tradisi ini.

2. TARI GANTAR
Tari Gantar merupakan tarian yang berasal dari kalimantan Timur. Tarian ini merupakan tarian para muda mudi suku dayak Benuaq dan suku dayak Tunjung yang berada di Kutai Barat. tarian ini dilakukan untuk menunjukkan kebahagiaan dan keramah tamahan ketika menyambut tamu. tarian ini sendiri memiliki fungsi sebagai tarian sambutan untuk para pahlawan yang bertempur dimedan perang. tarian ini juga memiliki tiga jenis yaitu gantar senak dan kusak, gantar rakyat, dan gantar busai.

3. KEHARINGAN
Keharingan merupakan kepercayaan yang dianut oleh suku Dayak. Agama keharingan dusah bergabunng dengan agama Hindu. namun ada juga suku dayak yang mengoversi keharingan menjadi agama buddha versi Tionghua.

4. NGAYAU
Ngayau merupakan salah satu tradisi suku dayak yang cukup ekstrim, atau biasa juga disebut tradisi berburu kepala musuh. Namun tak semua suku dayak melakukannya.Tradisi ngayuh ini pernah disepakati untuk dihentikan pada sekitaran tahun 1874 yang akhirnya menyebabkan perselisihan.

5. TUTANG
Tutang biasa disebut juga sebgai tato. masyarakat suku dayak mempercayai bahwa tato merupakan simbol dari berbagai, hubungan dengan Tuhan, kekuatan, dan perjalanan kehidupan dn lainnya.
sebelum melakukan prosesi ini, seseorang harus menjalani beberapa ritual tertentu. dan tradisi ini bisa dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan.
dan tato juga bis menjadi penanda kedewasaan seseorang.

6.TIWAH
Tiwah merupakan acara pemakaman yang sama seperti ngaben. upacara ini merupakan ritual para penganut hindu keharingan, Tiwah merupakan upacara kematian tingkat akhir. suku dayak berpikir kematian harus di sempurnakan dengan melakukan ritual agar roh dapat hidup tentram bersama Ranying Hatalla.
Tiwah sendiri mempunyai tujuan untuk melepaskan kesialan untuk keluarga yang ditinggalkan, selain itu ritual ini juga bisa melepas status duda atau janda. upacar Tiwah membutuhkan dana yang sangat besar karena itu propesi ini dilakukan dengan puluhan jenazah dari beberapa desa lain.